Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Desember 2010

Diet Sia- Sia

Banyak orang melakukan diet, apalagi perempuan. Untuk mendapatkan postur tubuh yang bagus dan menjaga kesehatan , banyak perempuan melakukan diet . Namun tentu saja diet yang dilakukan harus diet sehat. Tetapi diet akan sangat berpengaruh dengan proses metabolisme.
Metabolisme bagi kebanyakan orang diartikan sebagai perputaran makanan dan minuman yang masuk ke tubuh lalu diolah menjadi protein, lemak dan energi yang selanjutnya sisa pembakarannya dikeluarkan dalam bentuk urine, keringat atau feses.Perputaran atau metabolisme itu harus lancar sehingga tidak ada makanan atau minuman yang tidak berguna bagi tubuh, begitu juga dengan proses pengeluarannya. Susah buang air besar (BAB) adalah salah satu ciri metabolisme tubuh tidak lancar. Jika metabolisme tubuh lancar sebenarnya orang tidak perlu terlalu ketat melakukan diet. Tapi yang terjadi saat ini jika seseorang mengalami kelebihan berat badan hanyalah memikirkan diet untuk mengurangi lemak, karbohidrat atau kalori yang boleh dikonsumsinya.
Padahal salah satu faktor penting penentu keberhasilan program diet adalah metabolisme tubuh orang tersebut. Tapi tak banyak orang yang memikirkannya. Namun metabolisme tubuh yang lancar juga dipengaruhi gaya hidup yang baik seperti tidak malas bergerak atau makan terlalu banyak.Menurut para ahli diet menjadi sia-sia jika metabolisme tubuh tidak lancar. Maka itu sebaiknya ketahui dulu fakta metabolisme agar diet makin lancar. Dikutip dari Howstuffworks, Sabtu (23/10/2010) ada beberapa hal mengenai metabolisme yang sebaiknya diketahui sebelum melakukan diet, yaitu :
1. Metabolisme tidak bisa diubah, tapi bisa dipengaruhi.
Metabolisme adalah cara tubuh memproses makanan dan minuman yang dikonsumsi untuk diubah menjadi protein, lemak dan energi. Seseorang tidak bisa mengontrol metabolisme secara langsung, tapi seseorang dapat mengontrol makanan apa saja yang dikonsumsi, berapa jumlahnya dan aktivitas fisik yang dilakukan. Ketiga faktor ini akan mempengaruhi proses metabolisme tubuh.
2. Tingkat metabolisme setiap orang berbeda-beda.
Untuk mengetahui seberapa cepat atau lambatnya metabolisme disebut dengan Basal Metabolic Rate (BMR). Nantinya nilai BMR ini akan disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan jumlah olahraganya sehingga sesuai dengan kondisi tubuh orang tersebut. BMR adalah mengukur berapa banyak kalori yang dibakar saat tidak melakukan apa-apa, kondisi ini dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan, genetik, massa otot dan faktor lingkungan.
3. Olahraga meningkatkan metabolisme.
Pada dasarnya semakin aktif seseorang maka akan semakin banyak kalori yang dibakar, hal ini menunjukkan bahwa olahraga akan mempengaruhi kemampuan metabolisme tubuh. Tubuh hanya menggunakan sekitar 10 persen kalori yang berasal dari makanan untuk memproses makanan tersebut, karenanya harus diimbangi dengan olahraga.
4. Massa otot yang besar berarti metabolismenya cepat.
Massa otot bisa membuat seseorang menjadi kuat sehingga mambantu membakar kalori. Beberapa studi telah menemukan bahwa ketika latihan kekuatan untuk meningkatkan massa otot ditambakan dalam rutinitas olahraga mingguan bisa mendorong laju basal metabolisme.
5. Tidur yang cukup akan menyehatkan metabolisme.
Sebuah studi yang dilakukan University of Chigago menemukan ketika seseorang tidak cukup tidur akan mengganggu sistem endokrin tubuh, termasuk metabolisme. Kondisi ini akan mempengaruhi kadar gula darah dan proses penyimpanan energi di dalam tubuh.

Kopi, Kopi, Kopi

Siapa sih yang tak kenal kopi ? Minuman berwarna hitam dan rasanya yang pahit ini, konon katanya bisa menghilangkan rasa kantuk dan lemas. Siapa saja suka minum kopi, baik tua muda , laki-laki dan perempuan. Selain ada manfaatnya ternyata kopi juga menimbulkan bahaya bagi tubuh.Zat yang terkandung dalam kopi adalah kafein.Kafein merupakan senyawa kimia alkaloid yang dikenal sebagai trimetilsantin.Jumlah kandungan kafein dalam kopi adalah 1 - 1,5 %, sedangkan pada teh 1 - 4,8 %.
Manfaat Mengkonsumsi Kopi
Dalam dunia kedokteran, kafein sering digunakan sebagai perangsang kerja jantung dan meningkatkan produksi urin. Dalam dosis yang rendah kafein dapat berfungsi sebagai bahan pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit.
Mekanisme kerja kafein dalam tubuh adalah menyaingi fungsi adenosin (salah satu senyawa yang dalam sel otak bisa membuat orang cepat tertidur). Dimana kafein itu tidak memperlambat gerak sel-sel tubuh, melainkan kafein akan membalikkan semua kerja adenosin sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, tetapi muncul perasaan segar, sedikit gembira, mata terbuka lebar, jantung berdetak lebih kencang, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra.
Itulah sebabnya berbagai jenis minuman pembangkit stamina umumnya mengandung kafein sebagai bahan utamanya.
Kerugian Mengkonsumsi Kopi
Selain manfaatnya untuk kesehatan ternyata kopi juga memiliki kerugian. Salah satunya adalah efek ketergantungan. Minum kopi ternyata dapat meningkatkan resiko terkena stroke. Sebuah penelitian yang dimuat dalam journal of neurology, neurosurgry and psychiatry tahun 2002 menyimpulkan bahwa minum lebih dari 5 gelas kopi perhari akan meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah. Kafein juga dapat menyebabkan insomnia, mudah gugup, sakit kepala, merasa tegang dan cepat marah.
Berikut ini adalah cara aman menikmati kopi.
Minum kopi dalam jumlah yang cukup atau sedang tidak akan membahayakan, bahkan akan bermanfaat bagi kesehatan.
1. Jumlah yang boleh dikonsumsi adalah 300 mg kafein atau setara dengan 3 cangkir kopi perhari.
2. Kecanduan terhadap kafein diperkirakan jika mengkonsumsi lebih dari 600 mg kafein atau setara dengan 5-6 cangkir kopi perhari selama 8-15 hari berturut-turut.
3. Sedangkan dosis yang dapat berakibat fatal bagi manusia adalah sekitar 10 gram kafein atau 20-50 cangkir perhari.
Bagi orang sehat, kopi bisa memberikan banyak manfaat asalkan diminum dalam jumlah yang wajar.Sebaliknya kopi juga bisa menjadi masalah jika dikonsumsi berlebihan, sebab kandungan kafein di dalamnya memiliki sejumlah efek samping.Hingga kadar 600 mg atau sekitar 5-6 cangkir kopi, kafein belum akan memberikan efek samping pada orang sehat.Namun perlu diperhitungkan juga, sumber kafein bukan hanya kopi saja tapi meliputi teh, es krim, minuman berenergi dan bahkan obat sakit kepala.


Beberapa efek samping jika minum kopi terlalu banyak :
1. Gelisah.
Salah satu efek samping kafein bagi kesehatan jiwa adalah memicu kegelisahan. Tidak semua orang mengalami efek samping ini, namun penelitian di University of Michigan membuktikan keparahannya bisa menyebabkan seseorang mudah tersinggung bahkan sampai tangannya gemetar.
2. Gangguan kardiovaskular.
Jantung akan terasa berdebar-debar bila terlalu banyak minum kopi, karena dalam kadar tertentu kafein dapat mempengaruhi susunan saraf pusat di otak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah sehingga tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan sakit jantung.
3. Sakit kepala.
Beberapa jenis obat sakit kepala menggunakan campuran kafein karena dalam jumlah sedikit senyawa ini memang memiliki khasiat anti nyeri. Namun efek sebaliknya bisa muncul jika dikonsumsi terlalu banyak, misalnya minum lebih dari 2-3 cangkir kopi espresso atau 5-6 cangkir kopi biasa setiap hari.
4. Gangguan pencernaan.
Perut mulas dan rasa mual sering dikeluhkan saat minum kopi terlalu banyak. Bukan karena kopinya sudah basi, tapi kafein itu sendiri memang meningkatkan produksi asam di lambung sehingga tidak dianjurkan minum kopi sebelum makan.
5. Gangguan kencing.
Saat sedang kedinginan di dalam ruangan berpendingin udara, menghangatkan diri dengan minum kopi bukanlah ide yang baik. Hawa dingin saja sudah menyebabkan kencing menjadi lebih sering, ditambah efek samping kafein sebagai diuretik maka beser akan tambah parah.
6. Insomnia.
Efek samping paling umum dari minum kopi terlalu banyak adalah tidak bisa tidur. Bagi remaja atau paruh baya, efek ini mungkin hanya akan memicu rasa lelah namun bisa berdampak serius bagi kesehatan kaum lanjut usia.

Efek Hand Sanitizer

Banyaknya sekarang ini bermunculan produk handsanitizer, membuat kita lebih dimudahkan. Karena dengan adanya handsanitizer, kita tidak perlu mencari air untuk mencuci tangan. Karena cukup dengan memakai sedikit handsanitizer yang diusapkan ketangan, kita dengan cepat terbebas dari kuman. Lantas bagaimanakan keefektifan handsanitizer tersebut ? Kemampuan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan untuk membasmi kuman ternyata tidak seampuh yang dibayangkan.Penggunaannya harus berulang-ulang sebab dalam waktu 2 menit saja tangan sudah bisa ditempeli kuman lagi.Namun beberapa produk hand sanitizer bahkan diklaim oleh produsennya bisa memberikan perlindungan hingga 6 jam setelah pemakaian.Anggapan itu dipicu oleh promosi yang berlebihan dari para produsen.

Hand sanitizer yang berisi alkohol 60 persen hanya akan melindungi tangan selama 1 atau 2 menit sehingga harus dipakai ulang setiap terjadi kontaminasi," ungkap Dr Philip Tierno Jr PhD, imunolog dari NYU Langone Medical Center. Cara paling ampuh untuk melindungi tangan dari kontaminasi bakteri dan kuman lainnya adalah mencuci tangan pakai sabun. Hand sanitizer sebaiknya hanya digunakan dalam kondisi tidak tersedia sabun dan air mengalir. Namun penggunaan hand sanitizer dinilai masih lebih baik daripada tidak memakai apapun, terutama jika tangan sering bersentuhan termasuk saat bersalaman dengan banyak orang.
Sementara itu The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengingatkan tidak semua kuman bisa dibunuh dengan hand sanitizer. Meskipun demikian, kelebihan produk tersebut adalah dapat memberikan aksi cepat dalam melindungi tangan dari kuman saat tidak tersedia air dan sabun. So guys , jangan terlalu kepedean deh kalo pake hand sanitizer, karena hanya dapat bertahan 2 menit saja.